Sunday, May 30, 2010

Saya Kini Mahasiswa ep.3 (ending)

huah, setelah lewat 2 semester saya menjalani perkuliahan di FKG UI, barulah saya selesaikan trilogy ini....wkwkwkwkwk *dasar pemales XP*

Singkat kata akhirnya hari pengumuman yg ditunggu2 pun datang....yak, malam itu tgl 31 Juli 2009, adalah hari Jumat, hari di mana malamnya saya pergi ke Vihara untuk pertemuan (mendengarkan Dharma). Tak ter-elak-kan bahwa sedari pagi saya sudah deg2an menanti hasil pengumuman tengah malamnya, tepat pukul 00:00 WIB tanggal 1 Agustus 2009.
Mendengarkan Dharma pun tidak terlalu konsentrasi, karena was-was dengan penentuan nasib saya malam itu. Pada pukul 9, tepat pertemuan selesai, HP saya pun berdering. Ternyata telepon dari teman saya, Michael Jonathan *alias Mina :P*, dia adalah sesama pejuang di SNMPTN.
"Halo, Min...Napo?" ketus saya menjawab telepon itu.
"Oe buk dokter gigi, selamat yooo..."
"Hah? Maksud kau??"
"Iyo, selamat oi kau masuk UI jurusan dokter gigi..."
Spontan keadaan emosi saya labil tak menentu, tak bisa saya deskripsikan.
"Ah masaaakk?? Ngota kau nih nampaknyo...baru jam berapo..."
"Nah sudah...dak cayo pulak....Uda pengumuman nih buuukk, dipercepat oi..."
"Serius kau??? Sumpah dak??" saya masih tak percaya, saya kira mungkin saya dia berbohong, saya tak mau keburu senang dulu.
"Iyo nian, sumpah! Nengok dewek la...tapi lagi rame nih, error2 terus."
"Oh...siapo lagi yang dapat? Kau dapat dak?"
"Aku idak, Henti idak, yang lain dak tau jugo, belum sempat cek semua, susah masuk."
"Ooohh...ok lah, makasih yo...iyo nian dak ne????"
"hahahaha....iyo nian oi...sekali lagi selamat yo..."
"Ok2...thank u yo..."
Dan Akhirnya telepon pun ditutup. Luapan rasa bahagia campur sedikit cemas dan masih bingung bercampur jadi satu. Saya pun langsung memberi tahun orang tua saya. Malam itu juga saya langsung mencari-cari warnet untuk membuka situs pengumuman dan melihat sendiri kabar gembira itu. Sial sekali, di rumah saya jaringan internet telah dicabut karena saya akan segera meninggalkan Jambi.
Malam itu saya juga disms oleh teman saya satu lagi, Hista. Ia diterima di ITB, dan itu sedikit lebih meyakinkan saya bahwa kabar itu semakin nyata.
Perasaan deg2an campur senang begitu meluap-luap di dada.
Akhirnya saya berkelana mencari warnet yang masih buka. Alhasil saya berhasil membuka pengumuman itu dan mengunduh file-file berisi hal-hal apa saja untuk registrasi ulang. Setelah sebelumnya saya dibuat gregetan oleh warnet X yang internetnya seperti keong, dan akhirnya juga batal untuk membuka bahkan 1 halaman saja.

Setelah pulang, waktu menunjukkan hampir tengah malam. Hingga dini hari, saya masih belum juga bisa tidur saking senengnya. Padahal besok saya sudah harus selesai mengurus surat2 untuk daftar ulang karena lusanya saya sudah membeli tiket berangkat ke Jakarta.
Akhirnya perjuangan saya tidak sia-sia, walaupun diterima dipilihan ke-2, namun saya tetap sangat bahagia karena berhasil masuk UI :)

Tanggal 2 Agustus 2009, itulah awal perjuanganku merantau ke Jakarta dan meninggalkan rumah di Jambi. Akhirnya dengan bangga saat itu saya bisa mengatakan bahwa saya kini mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Perjuangan yang tak akan pernah kulupakan :)

Saturday, February 27, 2010

KOG MAKAN NASI DAN YANG MANIS-MANIS BIKIN GEMUK??

Sering kita mendengar bahwa kalau mau kurus harus mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula. Katanya, karbohidrat dan gula yang berlebih, akan diubah menjadi lemak dan disimpan dalam tubuh. Dan, itu bikin gemuk!!


Namun, pertanyaan muncul lagi di benak saya, "Mengapa karbohidrat bisa berubah menjadi lemak? Bagaimana prosesnya?"


Sebagai seorang yang mendalami bidang kesehatan, saya tidak mengerti bagaimana urutan proses biologis yang terjadi sehingga karbohidrat bisa menjadi lemak di dalam tubuh. Yang saya ketahui hanyalah bahwa karbohidrat (polisakarida) akan diubah oleh enzim amilase menjadi glukosa (gula tunggal/monosakarida/gula darah) dan oleh hormon insulin yang dihasilkan di pankreas, akan diubah menjadi glikogen (gulo otot) bila kadarnya berlebihan di dalam darah.
"Nah, lalu kenapa? Terus glikogen itu lemak?"
Rasa penasaran itu terus menghantui saya.

Setelah saya cari tahu, ternyata berikut ini proses yang terjadi:
- kita mengkonsumsi karbohidrat atau gula
- karbohidrat diubah menjadi glukosa
- glukosa meningkatkan kadar insulin
- insulin merangsang hati (hepar) mengubah glukosa menjadi glikogen
- insulin juga merangsang hati memproduksi asam lemak
- asam lemak dan glikogen dari hati diubah menjadi trigliserid (lemak dalam darah) di sel lemak adiposa (lemak di tubuh)
- trigliserid berubah menjadi bantalan lemak di tubuh
- insulin juga menghambat oksidasi lemak adiposa menjadi asam lemak
- secara tidak langsung, insulin merangsang penumpukan lemak di tubuh

Jadi, konsumsi karbohidrat meningkatkan bantalan lemak di tubuh.

So, yang mau diet, hindarilah makanan tinggi karbohidrat, gula, dan lemak....
Tapi, karbohidrat kompleks seperti beras merah, gandum, dan ubi baik dikonsumsi. Manfaat dari karbohidrat kompleks adalah bahwa tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk menguraikannya menjadi gula. Dengan demikian, gula memasuki aliran darah dengan laju kecepatan yang lebih stabil. Sertakan dalam karbohidrat makanan campuran yang berserat tinggi. Semakin banyak serat yang dikandung makanan, semakin perlahan proses pencernaannya dan semakin lambat pula peningkatan kadar gula darah.
Dengan demikian, kadar insulin stabil dan tidak terjadi penimbunan lemak :)


Semoga tulisan ini bermanfaat....

sumber:
- http://www.vivo.colostate.edu/hbooks/pathphys/endocrine/pancreas/insulin_phys.html (27/02/2010, 21:36)
- http://kesehatan.kompas.com/read/2010/02/05/13303789/Karbohidrat.Kompleks.Jaga.Kadar.Gula.Darah (27/02/2010, 22:11)

Thursday, February 25, 2010

4 HAL YANG TIDAK BISA DITEBUS

Hello, gue dapet bahan bagus nih dari milis KMBUI, tepatnya dari Ci Dini... *thanks ci ^^*
Merasa tersentuh, saya repost di blog ini deh...mungkin sudah ada yang pernah baca, tapi bagi yang belum, take the benefit ya! :)

Di dunia ini ada 4 hal yang tidak bisa ditebus kembali.....

--------------------------------------------------------
Seorang gadis sedang menanti pesawat di ruang tunggu penerbangan.


Karena diperkirakan akan menunggu lama, dia pergi membeli satu buku untuk dibaca sambil menghabiskan waktu. Sekalian membeli sebungkus biskuit renyah.


Dia duduk di sofa dalam VIP lounge, merilekskan diri dan membaca buku dengan tenang.


Dia menaruh bungkusan biskuit pada sandaran tangan sofa, ternyata di sebelahnya duduk seorang pria, dia sedang membaca majalah di tangannya.


Ketika dia mengambil biskuit pertama dari dalam bungkusan, pria itu juga mengambil sepotong biskuit.

Dia merasa geram, namun tidak mau bicara apa-apa, hanya berpikir dalam hati: “Orang ini mungkin sakit jiwa, kalau saja bukan perasaan saya sedang senang, saya pasti melabraknya.”

Setiap kali dia mengambil sepotong biskuit, pria itu juga ikut mengambil sepotong biskuit.
Ini benar-benar membuatnya naik darah, tetapi dia berusaha menahan sabar, sebab tidak mau ribut di depan umum.

Ketika tersisa biskuit terakhir, dia berpikir: “Coba, apa yang akan kamu lakukan?”
Coba bayangkan apa yang terjadi, pria itu ternyata mengambil biskuit potongan terakhir, mematahkannya jadi dua dan memberikan setengah kepada gadis ini.


Ini sudah keterlaluan !
Gadis ini tidak sanggup lagi menahan diri.
Dengan perasaan emosi, dia mengambil buku dan tas, lalu berlari masuk ke gerbang masuk pesawat.


Ketika masuk ke dalam pesawat dan duduk di kursinya, dia lalu membuka tas untuk mengambil kaca mata.
Namun dia sangat terkejut ketika melihat bungkusan biskuit renyah yang dibelinya tadi masih utuh di dalam tas.


Dia segera merasa sangat malu, sekarang dia sadar telah melakukan kesalahan ……
Lupa kalau biskuit renyahnya tetap berada dalam tas.

Pria itu yang memberikan setengah potong biskuit tersisa kepada dirinya, tanpa ada sedikit merasa marah atau tidak senang.

Sebaliknya dia sendiri merasa marah, dalam hati berpikir bahwa setengah biskuitnya yang diambil orang.
Sekarang tidak ada kesempatan lagi untuk menjelaskan kesalah pahaman ini .... juga tidak bisa meminta maaf.
------------------------------------------------------------

Di dunia ini ada 4 hal yang tidak bisa ditebus kembali.

Batu... ...yang sudah dilempar


Perkataan... …yang sudah diucapkan


Kesempatan… ... yang sudah lewat


Waktu ... ... yang sudah berlalu

Saya Kini Mahasiswa ep.2

hai hai...here i'm back again....hihi *ga tau diri ngilang mulu*

ok sekarang saya lanjutkan cerita yg dulu *doh ud jadul, kelamaan deh*...hehe

..........
Akhirnya, saya pun memberanikan diri tes FKUI n FKGUI. Rencana awal saya sih mau ikut SNMPTN, tapi ternyata juga ada UMB saat itu. Semua guru di bimbel saya menyarankan agar anak murid yang akan ikut SNMPTN juga mengikuti UMB ini, dan saya pun mendaftar ikut UMB.


Hari tes UMB telah tiba. Semua berjalan dengan lancar. Saya sedikit agak yakin bahwa paling tidak saya bisa diterima di FKGUI setelah mencocokkan jawaban saya dengan kunci jawabannya.
Di tengah masa penantian hasil UMB dan perjuangan saya masih mengikuti bimbel untuk SNMPTN, tiba-tiba saya diberi kabar oleh pihak STIE Trisakti bahwa ada tes untuk mendapatkan full scholarship. Wow, kuliah tanpa harus membayar sepeser pun, man!! Jelas, saya tergiur. Saya pun mendaftar dan harus buru-buru ke Jakarta untuk mengikuti tes itu. Saya tidak sendirian, saya bersama teman saya, Winny Malik. Dia juga mengikuti tes ini di mana juga ia sebenarnya sudah mendapat beasiswa uang masuk dan uang kuliah di semester pertama di STIE Trisakti. Yah, tentu saja dia ingin gratis sampai lulus!! haha...
Saat itu saya mengalami dilemma. Saya harus memilih antara STIE Trisakti dan SNMPTN. Tes STIE ada beberapa jenjang, di mana di setiap jenjang pesertanya terus dieliminasi. Orang yang tidak lulus di tes 1, tidak boleh ikut tes 2, dan seterusnya. Orang yang lulus hingga tes terakhir lah yang berhak mendapatkan beasiswa tersebut.
Melihat jadwal tes itu, sangat tidak mungkin untuk saya mengikuti SNMPTN dan tes ke-2 STIE keduanya karena bentrok. Mau tidak mau, saya harus memilih jika saya lulus tes 1 STIE. Juga, saat itu saya menunggu hasil UMB.
Namun, kenyataan berkata lain. Ternyata, saya tidak harus memilih, saya tidak lulus di tes 1 STIE....Ugh, benar-benar menyakitkan! Tes logika & pengetahuan umum yang saya anggap gampang *dan sebenarnya memang gampang, namun saya saja yang ceroboh dan lelet* malah tidak lolos....=( Teman saya, Winny, lolos....tapi saya tidak...huhu
Jujur saja, saya benar-benar kecewa. Namun, ada hikmah baik dari hal itu yang saat ini sangat saya syukuri. Akhirnya, saya pun buru-buru mencari tiket pulang ke Jambi untuk mengikuti SNMPTN. Saya sudah daftar di UNJA jadi harus tes di Jambi, tidak di tempat lain.
Sebelum hari SNMPTN, ada hari pengumuman UMB *memang nih,sengaja mepet2...zzz*
Dan satu hal lagi yang membuat saya tambah down, yaitu saya tidak diterima!!!!! oh no, langit rasanya mau runtuh.....saya ditolak lagiiiiii!!! huaaa...benar-benar masa yang sulit. Jujur saja, hal itu membuat rasa percaya diri saya hilang. T_T


Hari tes SNMPTN pun tiba, saya bersama teman-teman saya yang lain pun mengikuti tes di UNJA Mendalo. Hari itu cukup menegangkan, karena merupakan hari penentuan terakhir di mana saya berkuliah.
Dalam mengerjakan soal-soalnya, saya 'agak' bisa, tetapi juga tidak begitu merasa bisa. Intinya, saya merasa performa saya kali ini lebih jelek dari saat UMB kemaren.
Seusai mengerjakan tes itu, hari-hari berikutnya saya tidak sama sekali mencoba mencari kunci jawaban ataupun berharap terlalu banyak tentang hasil SNMPTN itu seperti semangatnya saya saat UMB. Yang saya lakukan hanya pasrah dan berdoa agar apa yang saya dapatkan sesuai dengan apa yang seharusnya terbaik untuk saya.

Dilemma di tengah penantian pengumuman SNMPTN tanggal 1 Agustus 2009 membuat saya minder dan sedikit down. Hal yang paling males adalah saat orang lain bertanya tentang di mana saya berkuliah...D'oh! I really2 hated this question... *mungkin hal yang sama jg dirasakan oleh penanti SNMPTN yang lain*
Namun saat itu dengan pedenya saya tetap mengatakan, "Oh, saya sih sudah diterima di Trisakti, tapi ini lagi menunggu hasil tes UI....hehe"
Benar-benar mengimplikasikan ke-hopeless-an dan ke-tidak malu-an bahwa seorang seperti saya *yang sudah ditolak di mana2* malah berharap masuk UI *jurusan kedokteran lagi* di mana kursi di SNMPTN benar2 minim dan pendaftar benar2 banyak...huhuhu....tragis!!

*bersambung...hehe*

Wednesday, December 16, 2009

To be Healthy is Simple

Hiiiiii aaallll...long time no see...!!! After such days, months, even YEARS! I've gone leaving this blog.... huhuhuhu...now that I start to write again...
It is undeniable that writing needs a bound of energy to take away laziness...especially for me :P

Now then I only want to share how to build a healthy lifestyle... it is simple. Actually I wrote this also because I was assigned by my English lecturer (wow, I am a university student now =D later I'll write about that..hoho) to write an essay...hehe
so, I just think it is better if I share it here. Have some fun =)


To be Healthy is Simple
By Lilis Iskandar, 0906626824 (FKG)

“Eat this, don’t eat that! It’s not good for your health”, “I workout everyday to be healthy”, “I become a vegetarian to be healthy”. Those messages make us suggested that to be healthy is very hard. Even some of us say “I’m so busy, I’ve got no time to do such healthy lifestyle”. Don’t you know that to be healthy is actually so easy? We do not need to improve our lifestyle in such extreme ways. All we need to do is just doing a few changes in our daily habit. The three simple ways to live healthy are eat well, exercise well, and rest well.


We are what we eat. What we eat influence our body performance. We need to control what kind of food we should n should not eat. Firstly, drink plenty of water. It cleanses our system, keeps our kidneys functioning and our bowels regular, helps control our weight and keeps our skin glowing. Strive for at least eight glasses a day. Consuming a wide variety of foods ensures we get all the vitamins, minerals, protein and other ingredients we need to be healthy. Every day, eat more vegetables and fruits. They are rich of fibre, vitamins, and minerals. Then, we should consume at least two servings of milk or milk products a day; they are good sources of calcium and protein. We also need to reduce out fat consumption. Choose low fat or fat-free milk products, skin the chicken, and use margarine rather than butter. Fish is low in fat and good for our heart. Reducing the meat in a meal by adding beans is a good tip. Beans also contain protein, fibre, vital nutrients and are low in fat. In some people, too much salt can cause raised blood pressure, be very sparing with salt and salty sauces on our plate. Besides that, we have to avoid several kind of food like junk food, tobacco, alcohol, and caffeine. Junk food lacks nutrients and contains substances that are unnatural to the human body. Tobacco and caffeine are stimulants that keep us awake. So for restful sleep avoid caffeine in the evenings. The same goes for alcohol, which if consumed in large amounts at night is bound to make for disturbed sleep. Finally, chew our food well for good digestion, eat breakfast, and do not skip our lunch. Better food habits can help us reduce risk for desease, like heart attack and stroke. A healthful eating plan means choosing the right foods to eat and preparing foods in a healthy way.


As we take calories from food, we also need to burn calories through exercise. Physical activity will help us look and feel better. Our skin, hair, posture and muscle tone all will improve. We will be stronger and we will have more energy. Activity also helps us avoid depression, stress and boredom. We will be more alert mentally. Thinking more clearly can even help our grades. And, being active is fun. Exercise is one of the most powerful ways to beat stress. While managing weight and heart health, getting plenty of exercise helps our body cope with the build up of everyday stress. During exercise, cortisol, a stress chemical is burnt off by the body. Moreover, the “feel good” chemicals produced in the body because of exercising elevate mood and make one feel happier. We can do some sports or activity we like and make it regularly. Adding exercise to our life may be easier than we think. We just need to add a simple move of our daily habit, choose to walk instead of using vehicles to school or work and use ladders instead of lifts. When we are hanging out with friends, go to swim, play basketball, or other fun healthy activity. On a date, try going dancing instead of going to a movie. Those are all simple and fun.


Last but not least, in order to work well, our body needs to rest well. Sleep is essential for a person’s health and wellbeing. Sleep helps to organize memories, solidify learning, and improve concentration. Proper sleep regulates mood as well. To get the full benefit of sleep, we have to get enough hours and be in a good sleep environment. Adults averagely need seven to eight hours sleep each day. Good sleep environment means good condition of our bedroom and our emotion. It is recommended that we sleep in a proper place which makes us comfortable. We also need to put away our worries n stresses of the day. It helps our body rest better. Having improper sleep can make us irritable and cranky, affecting our emotions, social interaction, and decision making. Sleep deprivation also affects motor skills. When we continuously do not get qualified sleep we need, we will begin to pay for it in daytime drowsiness, trouble concentrating, irritability, increased risk of falls and accidents, and lower productivity.

As we have seen, being healthy is very simple. It is about what and how we eat, how we move our body, and how we sleep. Creating a healthy lifestyle does not have to mean drastic changes. In fact, drastic changes almost always lead to failure. Making simple, easy lifestyle changes can improve our health, life and work.

Saturday, October 3, 2009

Saya Kini Mahasiswa ep.1

Hai semuaaaaa....duh udah lama nih ga ngeblog...Lizopotamia-ku yang terlupakan...huhuhu
Setelah sekian lama hilang dari peradaban akibat sibuk sekolah, persiapan UAN, hingga persiapan SNMPTN, baru sekarang mulai muncul lagi.... Padahal dulu sempat banyak libur panjang setelah lulus SMA, tp entah kenapa mood untuk menulis ga ada.... Sementara di tengah kesibukan dunia perkuliahan sekarang malah pengen ngelanjutin blogging... *duh sebenernya waktunya ga tepat banget, sementara tugas masih numpuk >.<*
Yah, begini saya...so moody...hehe
Kalo lagi mood ajaaa apapun dikerjain.... Giliran lagi ga mood, jangan harap deh.... Hehe :P


Oh ya, seperti yang saya ungkapkan tadi, saya sekarang udah mahasiswa lho, bukan lagi anak SMA... ^^
Saya sekarang udah memulai perkuliahan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI).
Berikut saya mau cerita perjuangan saya masuk UI....hehe
Dulu, saya ga pernah kepikiran sama sekali bakal kuliah kedokteran gigi. Dari kecil, saya bercita-cita jadi dokter, kayaknya keren aja gitu bisa meriksa2 pasien n ngobatin orang :P
Namun,dengan beriringnya waktu, saya sempat membuang keinginan tersebut.

Ketika di SMP kelas 1 dan 2, saya juga sangat menyukai pelajaran biologi. Tetapi ketika kelas 3 SMP dan 1 SMA, saya bertemu guru biologi yang agak aneh cara mengajarnya *yang tidak perlu saya sebutkan namanya *kalo anak Xaverius 1 Jambi pasti tahu siapa :P*
Dia mengajar dengan metode kilat super cepat ala semau-mau dia sendiri. Ulangan juga tidak jelas sama sekali dengan beberapa jenis ulangan yang aneh. Tips bagi murid barunya: buatlah kesan pertama yang baik padanya maka seterusnya nilaimu akan aman sejahtera sampai kamu tidak diajar dia lagi, karena sekali nilai ulangan pertamamu bagus maka kau akan dikenal pintar dan ulangan2mu lainnya ga akan dia periksa dengan teliti dan akan langsung memberimu nilai bagus.
Tips bagi ulangan esai: mengarang indah hingga kertas ulangan terlihat penuh; tips untuk ulangan isian: hapalkan kumpulan soal dari anak les *tapi jangan jadi anak les :P*
Singkat kata, saya menjadi tidak tertarik lagi dengan pelajaran itu dan belajar biologi asal2an demi nilai. Bayangkan saja ia bisa menghajarmu dengan bahan 1 bab dalam 1 jam pelajaran.
Inti sebenarnya dari cerita itu, begitulah kronologis saya mulai membuang cita-cita menjadi dokter :P

Untunglah kelas 2 dan 3 SMA saya mendapatkan guru Biologi yang 'sedikit' lebih beres dari guru sebelumnya. Kenapa saya katakan 'sedikit'? Karena sebenarnya dia juga jauh dari beres :P
Tapi dari sana saya mulai melirik lagi pelajaran Biologi :)

Ketika kelas 2 SMA dan kelas 3 awal, saya sebenarnya sama sekali tidak mau lagi menjadi dokter. Bidang yang saya lirik justru ilmu-ilmu sosial, seperti Komunikasi, Hubungan Internasional, dan Manajemen. Sama sekali tak terbayang menjadi seorang dokter, apalagi dokter gigi.
Yang jelas, jurusan kedokteran sudah saya eliminasi dari pikiran karena saya berkeinginan kuliah di luar negeri, terutama Singapore. Yang saya lirik adalah bisnis dan komunikasi *mengingat gemarnya saya berbicara :P*
Saya sempat mengikuti tes seleksi masuk NTU, tp apa boleh buat saya tidak diterima.
Saya harus kembali pada kenyataan bahwa saya harus kuliah di Indonesia karena tidak sanggup membayar sendiri biaya hidup dan kuliah swasta di Singapore. Jika masuk NTU saya mungkin masih bisa mendapat Tuition Loan. Sebelum tes NTU, saya sempat iseng mengikuti wawancara masuk STIE Trisakti dan beruntung mendapatkannya. Jadi saya sudah ada cadangan bangku kuliah tanpa uang pangkal di jurusan Manajemen Trisakti.
Banyak orang berkata bahwa sangat disayangkan jika saya masuk Manajemen di Trisakti.
Sementara setelah saya konsultasi dengan berbagai pihak, memang semua tidak setuju dengan pilihan saya.
ya sudah saya mencoba mencari universitas yg menurut mereka 'pantas', saya melirik UI...ya saya tahu, masuk UI sangat sulit dan semua orang mengidamkannya....Datanglah saya mendaftar di program intensif SNMPTN di bimbel ternama di Jambi.
pertama-tama saya masih minatnya ke ranah2 sosial seperti HI atau manajemen...jadi saya mendaftar program IPS. Namun setelah membawa pulang buku2 ringkasan teori dan kumpulan soalnya....saya merasa drop...melihat soal2 ekonomi, sejarah, dan geografi yang sama sekali asing bagi anak ipa membuat saya shock berat dan merasa tidak nyaman. Hal itu benar2 di luar ranah saya, saya merasa kurang percaya diri dan akhirnya beberapa minggu kemudian kembali lg ke tempat bimbel itu untuk ganti program ke ipa... *saya daftar jauh2 hari*
Akhirnya saya mulai memikirkan cita2 saya terdahulu, yaitu menjadi seorang dokter...
yang ada di pikiran saya waktu itu hanyalah lebih baik saya dalami saja bidang yang terlanjur saya pelajari selama ini daripada harus memulai dari awal di bidang orang lain yang sama sekali asing bagi saya. Toh masa depan seorang dokter juga lebih baik.... *bersambung*

Saturday, June 28, 2008

Icinen - The Power of Mind

Wah long time no writing blogs...So busy and lazy recently..Hahaha..Ok this is next post, hope can help :)

This is the way how to live in this universe...
It's a big secret i share to u...
Only 1 thing...YOUR MIND.

Remember about aladin with the magic lamp?? Yeah, the genie said, "Your wish is my command"... Then what aladin wants would be granted by the genie
It's an illustration between human beings and the universe... Aladin refers to us, the genie refers to the universe. Hence, whatever our wishes are, will be granted by this universe.

Generally, people don't realize that they always send bad wishes n thoughts to the universe... Thus, according to the law 'your wish is my command', all bad thoughts n all fears of ours become realities...Huff...What a jerk, right??
This law is called THE ATTRACTION LAW. Anything u think about, unintentionally, has been a magnet that attracts identic things to u...
So, it's about our minds.
For example, a guy who always got his credit card bill in his mailbox kept thinking about his unability to pay his bill every month. He always upset everytime he got the bill. He always feared he couldn't pay his debt...
Let's see this, unintentionally, he had sent bad attracts through the universe... He just thought about his fear, his unwillingness. This is the key, he needs to change his thinking pattern... Universe just scans positive/affirmative wishes. So whatever we think, if it's in negative form, universe just transforms it into affirmative form. Simply, if u think, "I hope that i won't get bad marks", u have transferred a suggestion to the universe that u wanna get bad marks. Therefore, ur fear will come true.
So that after the guy above changed his mind pattern, he finally got out of his financial problems.
All he did just asking himself why he had to receive a payment bill everymonth? Why not checks?? Hmm..Then everyday he imagined that he got a check everymonth in his mailbox. Guess what?? Not untill a year, he had been freed from all his debts and got monthly checks in his mailbox from his clients *he is a contractor*.

See? All things in our life are as simple as we think and as complicated as we contemplate...
Remember, universe doesn't response instantly, need time. So, we need to be patient. We also have to focus our will, no doubt at all. Trust it will happen some day. Whatever, wanna be a billionaire or free from serious desease are about in our mind...Everything is possible. No doubt, keep dreaming ^^
All we need to do is just having a positive thinking, not a negative one, because it might come true...Watch out!! ^_~

nb: i got this knowledge from thy religion *Niciren Syosyu*--- icinen...And from The Secret--- Mic's dvd, i watched it together with Fiona n Michael at Fio's house =p and i can recommend Mic this because i heard from ce Siska..Haha..So long journey =p
btw i dedicate this writing to Erin...I've promised her to write about this.--- she seemed to be so interested when i told her about this secret..Hehe